Rencana Mitsubishi untuk membeli Bank Danamon untuk diskusi

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatakan bahwa pihaknya terbuka untuk pembahasan rencana Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG) untuk mengakuisisi saham yang lebih besar di PT Bank Danamon Indonesia, salah satu kreditur swasta terkemuka di Indonesia.

MUFG dan Bank of Tokyo telah memiliki 19,9 persen ekuitas Danamon sejak Jumat, dengan membayar Rp 8.323 (US $ 0,62), satu saham, namun perusahaan keuangan raksasa Jepang tersebut berusaha membeli 73,8 persen lebih banyak saham perusahaan Indonesia tersebut.

Peraturan OJK tahun 2016 membatasi kepemilikan asing atas bank-bank di Indonesia sampai dengan 40 persen, namun akan memungkinkan saham pengendali dalam kondisi tertentu: bahwa hal itu harus mendukung pembangunan ekonomi Indonesia melalui bank yang bersangkutan; harus mendapatkan surat rekomendasi dari otoritas pengawas keuangan di yurisdiksi yang berasal dan harus memiliki peringkat investasi di atas tingkat yang dipersyaratkan, tergantung pada kendaraan investasi.

OJK terbuka untuk diskusi dengan MUFG mengenai rencananya, kata ketua Wimboh Santoso seperti dikutip oleh kompas.com .

"(Tapi) kami ingin pemangku kepentingan asing tersebar lebih merata, tidak hanya terkonsentrasi di satu bank saja," katanya.

MUFG membeli saham Danamon awal dari Asia Financial Indonesia (AFI), anak perusahaan Fullerton Financial Holdings of Singapore.
Share: